Kabinet menganggu Majelis Konstituante. Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 1

Sadar bahwa konstitusi adalah lei inan untuk seluruh bangsa. Foto: Augusto Castro/Cidadaun
Foto hal. 5 bawah

 

Pelantikan kabinet transisi kedua.  Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 1 sudut kiri bawah.

 

Dialog konstitusi di Maliana. Foto: Augusto Castro/Cidadaun
Foto hal. 6 atas

 

Ana Pessoa dikelilingi wartawan dalam dan luar negeri. Foto: Nug Katjasungkana/Cidadaun
Foto hal. 3 atas

Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 6 bawah

Demonstran berhadapan dengan polisi di depan gedung Majelis Konstituante. Foto: Nug Katjasungkana/Cidadaun
Foto hal. 3 bawah

 

Memantau supaya keputusan tidak diambil hanya dengan pemungutan suara. Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 7

Gedung Majelis Konstituante: perbaikannya menghabiskan US$ 1 juta.  Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 5 atas

Anggota Majelis Konstituante hendak menerima usulan dari kalangan NGO. Foto: FX. Sumaryono/Cidadaun
Foto hal. 8

Back to Cidadaun                                                                                                                                               Back to Cidadaun